Perintah dasar Linux
TUGAS 5
Perintah Dasar Linux
Tugas ini di Susun Untuk Memenuhi Tugas Mata kuliah
Sistem Operasi
Dosen Pengampu :
Taman Ginting, S.Kom., M.Eng.
NAMA : ZULFA SUBHAN FAQIH
NIM : 23141013
PRODI : MANAJEMEN INFORMATIKA
PROGRAM
STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA
POLITEKNIK
PRATAMA MULIA SURAKARTA
TAHUN
AJARAN 2024/2025
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kepadaTuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan
rahmatnya kami berhasil menyelesaikan penulisan makalah tentang Sejarah
Perkembangan Windows. Semoga makalah ini dapat memberikan pencerahan tentang
teknologi informasi dan komunikasi, khususnya pada Linux bagi siswa-siswa.
Perkembangan
teknologi, khususnya Linux yang pesat telah memberikan banyak kemudahan bagi
manusia dalam bidang informasi dan komunikasi. Pada makalah ini, penulis
berusaha menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan Linux.
Penulis
sadar bahwa makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan oleh karena itu
penulis sangat membutuhkan kritik dan saran untuk perbaikan makalah ini.
Penulis berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.
Surakarta, Januari 2025
Penulis
Perintah Dasar Linux
Linux adalah sistem
operasi (OS) open source yang berbasis UNIX. Linux dikembangkan oleh Linus
Torvalds dan didistribusikan di bawah lisensi GNU General Public License (GPL).
Lisensi ini memungkinkan pengguna untuk: Mengunduh Linux secara gratis,
Menginstal Linux secara gratis, Mengubah kode sumber Linux secara gratis.
Berbeda dengan Windows atau Mac, Linux bisa dijalankan tanpa menggunakan antarmuka grafis atau desktop, sehingga tidak memerlukan resource yang terlalu tinggi. Oleh karenanya, Linux banyak digunakan pada perangkat server maupun IoT karena performanya yang efisien.
Untuk mengoperasikan Linux pada server, Anda bisa menggunakan antarmuka teks atau TUI (Text-based User Interface), dengan menjalankan beberapa perintah tertentu. Pada artikel journal kali ini, kami ingin memperkenalkan beberapa perintah dasar Linux yang harus Anda pahami supaya bisa mengoperasikan server Linux Anda dengan optimal.
1. ls
Adalah perintah untuk melihat isi dari sebuah direktori atau folder. Ketik ls untuk melihat isi dari sebuah folder, dan ls -al untuk melihat isi dari sebuah folder beserta file tersembunyi (hidden) di dalamnya.
2. sudo
Adalah perintah untuk menjalankan perintah yang memerlukan hak akses administrator bagi user non-root.
3. pwd
Adalah perintah untuk melihat lokasi folder di mana Anda berada saat ini. Sebagai contoh, ketika Anda sedang berada di folder home, kemudian mengetik perintah pwd, maka akan keluar output /home/user
4. cd
Adalah perintah untuk berpindah ke suatu lokasi tertentu. Contoh, Anda ingin berpindah ke /home/user/public_html, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
cd /home/user/public_html
5. cp
Adalah perintah untuk menyalin (meng-copy) file dari satu lokasi ke lokasi lain. Sebagai contoh, Anda ingin menyalin file1.php dari /home/user/public_html/ ke /home/user/public_html/subdomain, maka perintahnya sebagai berikut:
cp /home/user/public_html/file1.php /home/user/public_html/subdomain6. cp -rf
Adalah perintah untuk menyalin folder beserta keseluruhan isinya dari satu lokasi ke lokasi lain. Contoh: Anda ingin menyalin folder1 dari /home/user/public_html ke /home/user/public_html/subdomain, maka perintahnya sebagai berikut:
cp -rf /home/user/public_html/folder1 /home/user/public_html/subdomain7. mv
Adalah perintah untuk memindahkan sebuah file atau folder dari satu lokasi ke lokasi lain. Contoh, Anda ingin memindahkan file1.php dari /home/user/public_html ke /home/user/public_html/subdomain, maka perintahnya sebagai berikut:
mv /home/user/public_html/file1.php /home/user/public_html/subdomainSelain itu, mv juga bisa digunakan untuk merename sebuah file atau folder. Contoh, Anda ingin merename file1.php menjadi file2.php, maka perintahnya sebagai berikut:
mv file1.php file2.php8. rm
Adalah perintah untuk menghapus sebuah file. Perintah ini akan menghapus file secara permanen, sehingga Anda harus memastikan nama file yang dihapus tidak keliru. Contoh, Anda ingin menghapus file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
rm file1.php9. rm -rf
Adalah perintah untuk menghapus sebuah folder beserta keseluruhan isinya. Perintah ini akan menghapus folder secara permanen, sehingga Anda harus memastikan nama folder yang dihapus tidak keliru. Contoh, Anda ingin menghapus folder1 beserta isinya, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
rm -rf folder110. find
Adalah perintah untuk mencari sebuah file atau folder di lokasi tertentu. Contoh, Anda ingin mencari file1.php di dalam /home/user, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
find /home/user -name file1.php11. grep
Grep command dalah perintah untuk mencari sebuah string atau teks tertentu di dalam sebuah file, atau ingin mencari file yang mengandung teks tertentu.
Contoh 1: Anda ingin mencari file yang mengandung kata “apel” di dalam /home/user, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
grep "apel" -r /home/userContoh 2: Anda ingin baris yang mengandung kata “apel” di dalam file1.php, maka perintahnya sebagai berikut:
grep "apel" file1.phpBACA JUGA: Cara Menggunakan Grep Command Pada OS Linux
12. cat
Adalah perintah untuk melihat keseluruhan isi dari sebuah file. Sebagai contoh, Anda ingin melihat isi dari file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
cat file1.php13. tail
Adalah perintah untuk melihat sebagian baris paling akhir dari sebuah file. Contoh, Anda ingin melihat 5 baris terakhir dari isi file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
tail -n 5 file1.php14. head
Adalah perintah untuk melihat sebagian baris paling awal dari sebuah file. Contoh, Anda ingin melihat 5 baris paling awal dari isi file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
head -n file1.php15. touch
Adalah perintah untuk membuat sebuah file baru. Sebagai contoh, Anda ingin membuat sebuah file baru bernama file2.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
touch file2.php16. mkdir
Adalah perintah untuk membuat sebuah folder. Sebagai contoh, Anda ingin membuat sebuah folder dengan nama folder1, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
mkdir folder117. df
Adalah perintah untuk melihat informasi partisi storage yang aktif di dalam sistem Anda. Output yang muncul dari perintah df terdiri dari Filesystem, Size, Used, Avail, Use% dan Mounted on.
Untuk partisi utama sistem Linux Anda akan terbaca sebagai / di bagian Mounted on.
18. du -h
Adalah perintah untuk melihat ukuran dari sebuah file atau folder dalam satuan KB, MB, dan GB. Contoh: Anda ingin melihat ukuran dari folder /home/user, maka perintahnya sebagai berikut:
du -h /home/user19. chmod
Adalah perintah untuk mengubah permission file atau folder.
Contoh 1, Anda ingin mengubah permission file1.php menjadi 644, maka perintahnya sebagai berikut:
chmod 0644 file1.phpContoh 2, Anda ingin mengubah permission folder1 menjadi 755, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
chmod -Rf 0755 folder1BACA JUGA : CHMOD: Pengertian, Fungsi hingga Perintahnya
20. chown
Adalah perintah untuk mengubah owner file atau folder. Contoh, Anda ingin mengubah file owner folder1 menjadi www-data, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
chown -Rf www-data:www-data folder1BACA JUGA : Apa itu CHOWN? Pengertian, Fungsi dan perintahnya
21. echo
Adalah perintah untuk menambahkan teks ke dalam sebuah file. Contoh, Anda ingin menambahkan teks “apel dan nanas” ke dalam file1.php, maka perintahnya sebagai berikut:
echo apel dan nanas >> file1.php22. ln
Adalah perintah untuk membuat symbolic link (shortcut) dari satu file atau folder ke file di lokasi berbeda sebagai shortcut. Untuk membuat symbolic link, perintahnya adalah sebagai berikut:
ln -s /lokasi_asal/fileasli /lokasi_tujuan/shortcutContoh: Anda ingin membuat symbolic link /home/user/public_html/file2.php yang dihubungkan ke file asli /home/user/public_html/file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
ln -s /home/user/public_html/file1.php /home/user/public_html/file2.php23. wget
Adalah perintah untuk mengunduh sebuah file dari URL tertentu. Contoh, Anda ingin mengunduh file installer terbaru WordPress, maka perintahnya sebagai berikut:
wget URL/namafile
wget https://wordpress.org/latest.zip24. curl
Adalah perintah untuk mengecek konektivitas sebuah URL. Sebagai contoh, Anda ingin mengecek file1.php yang sudah diupload ke public_html namadomain.com, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
curl namadomain.com/file1.php25. ping
Adalah perintah untuk mengecek status koneksi dari sebuah server. Contoh, Anda ingin mengecek status koneksi namadomain.com, maka perintahnya sebagai berikut:
ping namadomain.com
Apabila namadomain.com dalam kondisi online, akan muncul respons dengan output time=xxx ms
Apabila namadomain.com dalam status offline, akan muncul respons dengan tulisan request timed out, atau destination host unreachable.
26. dig
Adalah perintah untuk mengecek informasi IP Address dari sebuah domain. Contoh, Anda ingin mengecek informasi IP Address dari namadomain.com, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
dig namadomain.com27. whois
Adalah perintah untuk mengecek informasi whois sebuah domain. Contoh, Anda ingin mengecek informasi namadomain.com, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
whois namadomain.com28. traceroute
Adalah perintah untuk melacak rute jaringan untuk mengakses domain atau IP address tertentu. Perintah ini biasanya digunakan untuk melacak lokasi jalur yang bermasalah ketika ada kendala mengakses atau menghubungi server tertentu.
Untuk menjalankan traceroute, perintahnya adalah sebagai berikut:
traceroute IP-Address
traceroute namadomain.com29. tar
Adalah perintah untuk mengekstraks atau mengompres file arsip berformat tar.gz atau tar.bz2. Contoh, Anda ingin mengekstraks file1.tar.gz atau file1.tar.bz2, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
tar -xvf file1.tar.gz
tar -xvf file1.tar.bz230. unzip
Adalah perintah untuk mengektraks file arsip berfomat .zip. Contoh, Anda ingin mengektraks file1.zip, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
unzip file1.zip31. nano
Adalah perintah untuk mengedit teks menggunakan nano editor. Contoh, Anda ingin mengedit file1.php, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
nano file1.phpUntuk menyimpan perubahan yang sudah dibuat, tekan tombol Ctrl+X bersamaan, ketik Y, tekan Enter.
32. apt
Adalah perintah untuk menginstal, menghapus dan mengupdate paket pada Linux Ubuntu dan Debian.
Contoh 1, untuk mengupdate database sofware dan mengupdate sistem, perintahnya adalah sebagai berikut:
apt update
apt dist-upgradeContoh 2, untuk menginstal paket, perintahnya adalah sebagai berikut:
apt install namapaket
apt install apache2 (menginstal paket apache2)Contoh 3, untuk menghapus paket, perintahnya adalah sebagai berikut:
apt remove namapaket
apt remove apache2 (menghapus paket apache2)33. dnf
Adalah perintah untuk menginstal, menghapus dan mengupdate paket pada AlmaLinux, Rocky Linux, dan RHEL.
Contoh 1, untuk mengupdate sistem, jalankan perintah berikut:
dnf updateContoh 2, untuk menginstal paket, jalankan perintah berikut:
dnf install namapaket
dnf install httpd (menginstal paket apache)Contoh 3, untuk menghapus paket, jalankan perintah berikut:
dnf remove namapaket
dnf remove httpd (menghapus paket apache)34. zypper
Adalah perintah untuk menginstal, menghapus dan mengupdate sistem pada Linux OpenSUSE.
Contoh 1: untuk mengupdate sistem, jalankan perintah berikut:
zypper refresh
zypper dupContoh 2: untuk menginstal paket, jalankan perintah berikut:
zypper install namapaket
zypper install httpd (menginstal paket apache)Contoh 3: untuk menghapus paket, jalankan perintah berikut:
zypper remove namapaket
zypper remove httpd (menghapus paket apache)35. systemctl
Adalah perintah yang umumnya digunakan untuk menjalankan, menghentikan dan merestart suatu service yang berada di dalam sebuah server. Format perintahnya adalah sebagai berikut:
systemctl start/stop/restart nama-serviceContoh 1, untuk menjalankan service Apache, jalankan perintah berikut:
systemctl start httpdContoh 2, untuk menghentikan service Apache, jalankan perintah berikut:
systemctl stop httpdContoh 3, untuk merestart service Apache, jalankan perintah berikut:
systemctl restart httpd
Komentar
Posting Komentar